Drone Saudi Cegat Puluhan saat Iran Ancam Serang Situs Energi Timteng

Kilang minyak Aramco Saudi menjadi salah satu yang sempat menjadi target serangan balasan Iran. FOTO/REUTERS

oketrend.id, Jakarta – Militer Arab Saudi mencegat puluhan drone setelah  Iran bersumpah akan menyerang sumber daya minyak di Timur Tengah di tengah serangan balasannya terhadap Amerika Serikat dan Israel.

“Dua belas drone berhasil dicegat dan dihancurkan setelah memasuki wilayah udara Saudi,” kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Saudi dalam unggahan di X, Jumat (13/3/2026).

Dalam pernyataan terpisah, otoritas Saudi juga mengatakan bahwa gelombang sembilan drone dan tujuh drone lainnya berhasil ditembak jatuh sistem rudal.

Ini merupakan gelombang teranyar serangan drone yang menargetkan Arab Saudi, salah satu sekutu Amerika Serikat yang juga menampung pangkalan militer Negeri Paman Sam.

Saudi juga sempat menembak jatuh sejumlah drone yang ladang minyak strategis Shaybah menuju ladang minyak pada pekan ini.

Rentetan serangan baru Iran ini datang setelah Teheran sebelumnya akan mengganggu pasar energi global sebagai respons atas serangan Amerika dan Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Serangan gabungan AS-Israel itu mengalahkan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan memicu perang di wilayah Timur Tengah yang meluas hingga hari ini.

Selain melancarkan serangan udara ke pangkalan militer dan aset AS lainnya di Timur Tengh, Iran juga menutup Selat Hormuz yang menjadi seperlima jalur perdagangan minyak global.

Iran bahkan tak sungkan menguraikan kapal-kapal yang kedap air berhubungan atau mendukung AS-Israel yang melewati Selat Hormuz.

Selain Saudi, Iran juga melancarkan serangkaian serangan balasan baru ke negara Arab lainnya.

Gambar dari Muharraq di Bahrain menunjukkan asap tebal mengepul setelah serangan terhadap tangki bahan bakar. Warga diminta tetap berada di dalam rumah dan menutup jendela.

Dikutip AFP , drone juga dilaporkan kembali menyebabkan kerusakan di Bandara Internasional Kuwait serta di pusat kota Dubai.

Di Irak, enam tentara Prancis terluka akibat serangan drone di wilayah otonom Kurdistan di utara negara itu.

Sementara itu, sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara Boeing KC-135 Stratotanker milik AS jatuh di Irak barat.

Insiden tersebut menjadi pesawat militer AS keempat yang hilang dalam konflik ini, setelah tiga jet F-15 Eagle sebelumnya ditembak jatuh oleh tembakan salah sasaran dari pihak sendiri.

Perang juga meluas hingga Lebanon. Otoritas setempat melaporkan 687 orang tewas akibat serangan Israel, termasuk sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan pada Kamis di kawasan pesisir Beirut.

Lebanon menjadi sasaran serangan setelah Hizbullah, milisi yang menguasai Lebanon selatan, juga melancarkan serangan ke Israel untuk membantu Iran.(Muh/*)

NiagaHoster