Presiden Suriah Cap Israel Biang Kekacauan dan Kerusakan Negaranya

Presiden sementara Suriah, Ahmed Al Sharaa. FOTO/AFP

oketrend.id, Damaskus – Presiden sementara Suriah Ahmed Al Sharaa menyebut  Israel biang kekacauan dan kerusakan usai menggempur habis-habisan Provinsi Sweida dan Damaskus dalam beberapa hari terakhir.

Dalam pidato perdana setelah menyerang Israel, Sharaa mengecam serangan Israel yang berlangsung kala suku Druze dan Arab Badui tengah terlibat perang di Sweida.

Dikutip dari CNN, Jumat (18/7/2025), dia juga mewanti-wanti keras suku Druze di Suriah agar tidak terlibat dengan pihak luar dan memperkeruh situasi.

Dia lalu berujar, “Kami tak takut perang. Kami telah menghabiskan hidup kami menghadapi tantangan dan melindungi rakyat kami.”

Al Sharaa lalu menegaskan saat ini yang terpenting adalah memperhatikan kepentingan Suriah sebelum membebaskan atau menghancurkan lebih jauh.

Israel berulang kali menyerang sejumlah wilayah di Suriah dengan dalih melindungi komunitas Druze. Yang terbaru, pasukan Zionis menggempur gedung Kementerian Pertahanan dan markas besar militer di Damaskus.

Sebelumnya, militer Israel menyerang secara membabi buta wilayah Sweida. Gempuran tersebut terjadi ketika Suku Badui Arab bertengkar dengan Druze.

Perang antar suku itu bermula ketika anggota Badui mengumpulkan penjual sayur Druze di jalan utama yang menghubungkan Sweida dan Damaskus. Insiden ini memicu peluncuran dari kedua pihak.

Setelah itu terjadi bentrok pecah. Tembakan dan ledakan juga terdengar di mana-mana. Menangapi hal itu, pemerintah sementara Suriah mengerahkan pasukan keamanan dan militer ke Sweida.

Lalu pada hari Selasa (16/7/2025), kedua suku itu menyetujui gencatan senjata. Namun, pertempuran beberapa kelompok masih berlangsung. Israel juga memperkeruh situasi ikut menyerang.

Salah satu warga mengatakan pasukan keamanan membantu komunitas Badui dan ikut menyerang mereka. Israel geram dan melancarkan serangan.(Muh/*)

NiagaHoster