Demonstrasi Tolak Kebijakan Trump Meluas, Elon Musk Menyesal

Demonstrasi membakar ban untuk menolak kebijakan Presiden Donald Trump yang semakin meluas. FOTO/REUTERS

oketrend.id, Washington – Demonstrasi penolakan kebijakan Presiden  Donald Trump semakin meluas dan Rusuh di sejumlah negara bagian  Amerika Serikat menjadi sorotan berita internasional pada Rabu (11/6/2025).

Demo Tolak Kebijakan Trump Kian Berkobar, Seattle-Washington DC Panas\

Demonstrasi menentang kebijakan gila soal imigrasi Presiden Donald Trump menyebar di seluruh Amerika Serikat

Dari Seattle, Austin, New York, hingga ibu kota AS Washington DC kini musim panas. Warga ramai-ramai mendesak otoritas memerdekakan imigran dan demonstrasi yang ditahan.

Dilaporkan dari Associated Press (AP) , sekitar 50 orang yang tergabung dengan Students for a Democrat Society Universitas Washington berkumpul di luar pengadilan imigrasi di Seattle, negara bagian Washington, pada Selasa (10/6).

Taipan Amerika Serikat Elon Musk mengaku menyesal telah melakukan serangan berupa kritikan terhadap Presiden AS Donald Trump.

Penyesalannya diungkapkan melalui cuitan di akun pribadi X miliknya, Rabu (11/6) waktu setempat.

“Saya menyesali sejumlah unggahan tentang Presiden Donald Trump pekan lalu. Saya ‘kebangetan’,” tulis Elon Musk dalam akun X.

Kepolisian Los Angeles (LAPD) menemukan satu mayat di lokasi penjarahan sejumlah toko di LA, California, Amerika Serikat pada Selasa (10/6) malam waktu setempat.

Massa melakukan penjarahan buntu dari memakukan penolakan kebijakan imigrasi yang dilakukan pemerintahan Presiden Donald Trump.

Media lokal KTLA melaporkan bahwa mayat ditemukan di West 3rd Street dan Broadway pada pukul 01.30 waktu setempat.(Muh/*)

NiagaHoster