Oketrend.id, Kota Jantho – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di kompleks Madrasah Terpadu Tungkob, Kecamatan Darussalam. Pada kesempatan tersebut, 25 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mengabdi selama 20 dan 30 tahun menerima penghargaan Satya Lancana Karya Satya dari Presiden RI, Sabtu (1/6/2024).
Dari 25 ASN tersebut, dua di antaranya, Dra. Yusnidawati (guru MAN 4) dan Drs. Lazuardi (guru MAS Darul Aman), yang akan segera memasuki masa pensiun, menerima penghargaan tersebut dengan rasa haru.
Dalam amanatnya, Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, H. Saifuddin, SE, membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Pidato tersebut menyoroti perkembangan situasi global yang ditandai dengan kemajuan teknologi komunikasi yang pesat sebagai tantangan bagi Indonesia. Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa tidak mengalami disorientasi di masa depan.
Saifuddin menekankan pentingnya menggunakan teknologi informasi dan ponsel pintar secara bijaksana untuk menyebarkan konten positif yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila. Ia juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode kekinian dalam menyongsong bonus demografi, di mana kaum milenial dan Gen-Z akan menjadi pelaku utama pembangunan bangsa.
“Dengan semangat Pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi,” ujar Saifuddin.
Ia menambahkan, di tengah krisis global, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan politik berkat gotong royong seluruh anak bangsa dengan Pancasila sebagai fondasi dasar.
Selain itu, ia menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan bangsa Indonesia dalam menjalani Pemilihan Umum secara aman dan damai, yang menegakkan kedaulatan rakyat, konstitusi, serta persatuan dan kesatuan bangsa.
Pegawai Kemenag Aceh Besar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, di kompleks Madrasah Terpadu Tungkob, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Sabtu (1/6/2024).FOTO/ DOK KEMENAG ACEH BESAR
“Tema pada peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045,” mengandung makna bahwa Pancasila menyatukan berbagai perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa menuju 100 tahun Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat,” jelas Saifuddin.
Kasubbag Tata Usaha Kemenag Aceh Besar, H. Khalid Wardana, SAg MSi, menyebutkan bahwa peserta upacara terdiri dari pejabat Kemenag Aceh Besar, Kepala KUA, Kepala Madrasah, ASN Kankemenag Aceh Besar, dan ASN/Guru yang bertugas di Kecamatan Darussalam, Baitussalam, Masjid Raya, Krueng Barona Jaya, dan Kuta Baro.
Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan penghargaan kepada penyuluh berprestasi dan pustakawan berprestasi tingkat Provinsi Aceh. Penghargaan penyuluh diberikan kepada Muhammad, S.H.I., M.Ag., (penyuluh KUA Kecamatan Darussalam), sementara Rahmawati, S.I.P., (pustakawan MAN 4) menerima penghargaan pustakawan berprestasi dan akan mewakili Provinsi Aceh di tingkat nasional. Diharapkan kedua duta Provinsi Aceh ini dapat meraih prestasi terbaik pada ajang nasional.(*/*)
Di Baca : 24










