Aceh  

Baitul Mal Kota Banda Aceh Rampungkan Program Daurah Tahfiz Quran

Baitul Mal Kota Banda Aceh Rampungkan Program Daurah Tahfiz Quran

*110 Santri  Terima Beasiswa Daurah Ramadhan

Banda Aceh – Baitul Mal Kota Banda Aceh telah merampungkan program Daurah Tahfiz Qur’an selama ramadhan. Program yang dilaksanakan selama 20 hari ini tersebar di empat titik daurah yaitu Daurah Mesjid Raya Baiturrahman, Daurah ElMas’udi, Daurah Alkahfi, dan Daurah Zawiyah Nurun Nabi dimana terdapat 110 santri binaan Baitul Mal Kota Banda Aceh yang diberikan beasiswa selama Daurah berlangsung.

PJ Walikota Banda Aceh, Bakri Sidiq mengatakan, ia sangat mendukung program yang diselenggarakan Baitul Mal yang bekerjasama dengan beberapa tempat Tahfiz Qur’an di Banda Aceh.

“Kami sangat mendukung terselenggaranya program yang mampu membina dan mencetak generasi Qurani di Kota Banda Aceh. Harapannya melalui Daurah ini  generasi Islam tumbuh kecintaannya terhadap Al-Qur’an dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar PJ Walikota Bakri Sidiq usai penutupan kegiatan daurah di Daurah Tahfizh Alkahfi Yayasan Bunda Aisyah, Sabtu (15/4/2023).

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh pimpinan Daurah Alquran yang ada di Banda Aceh karena telah konsisten menghidupkan bulan suci Ramadhan dengan kegiatan daurah ini.

Harapannya kegiatan seperti ini terus berkembang di Banda Aceh dan Pemko tentunya terus mendukung kegiatan yang bersifat syiar Islam ini. “Mudah mudah generasi muda di Banda Aceh ini akan selalu cinta Alquran dan terus menggaungkan syiar Islam,” ucap Bakri.

Sementara itu, Anggota Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh,  Muzakkir Hanka mengatakan, program Tahfiz Qur’an ini merupakan program unggulan Baitul Mal Kota Banda Aceh dimana sebelumnya BMK mampu memberangkatkan santri Tahfiz Alquran binaan BMK untuk belajar ke luar negeri yaitu ke Markaz Tahfiz Quran Yala Thailand.

“Program ini sempat terhenti ketika pandemi dan saat ini kita mulai kembali yakni melalui program daurah Alquran selama Ramadhan ini. Kita mulai dari awal lagi dan insyaAllah kita usahakan terus berlanjut sampai tahap selanjutnya,” jelas Muzakkir.

Tentunya lanjut Muzakkir BMK sangat mendukung program ini, adapun bentuk dukungannya dengan memberikan beasiswa kepada santri yang berasal dari keluarga fakir miskin selama 20 hari mengikuti program ini.

“Dan BMK berusaha semaksimal mungkin untuk hadir dalam kegiatan seperti ini,” kata Muzakkir saat penutupan Daurah Tahfiz di Daurah Zawiyah Nurun Nabi.

“Tentunya kita terus melakukan pembinaan lanjutan bagi mereka sehingga goals yang kita inginkan adalah mencetak generasi Qurani di Kota Banda Aceh,” pungkasnya.

Salah satu pimpinan Daurah Tahfiz Qur’an, yaitu Pimpinan Daurah Alkahfi, dra Hj Aisyah M Ali mengatakan,  Alhamdulillah pada Sabtu para santri sudah mengikuti  kegiatan daurah selama 20 hari.

Selain menghafal Alquran mereka juga diajarkan makna yang terkandung di dalam setiap ayat dan surat dan juga diberitahukan asbabun Nuzul Quran.

“Di sini juga kita berikan kelas outing class yakni setiap hari Jumat mereka kita bawa ke Masjid disana selain belajar Alquran, kami ajarkan juga tata cara dan adab masuk mesjid, tujuannya selain untuk menghindari dari kejenuhan belajar di dalam kelas juga kita ajak mereka untuk membiasakan sejak dini akrab dengan ke masjid,” jelas Aisyah.

Ia juga menceritakan yang membuatnya sangat gembira selama 20 hari ini mereka mampu menghafal 3 juz bahkan ada yang sudah menghafal 6 juz.

“Saya juga sangat terharu pada anak-anak fakir miskin dan mualaf mereka adalah binaan  Baitul Mal.  selama daurah ini mereka sangat bersungguh-sungguh, oleh Allah kita diberikan kesempatan untuk mendidik mereka menjadi generasi penerus bangsa yang mencintai Al-Qur’an. Alhamdulillah di Daurah inilah mereka bisa mengenyam pendidikan Alquran dan juga pembinaan keagamaan lainnya yang dapat menjadi bekal bagi mereka untuk sukses di dunia dan akhirat,” tutup Aisyah dengan mata berkaca-kaca.(MR)

NiagaHoster