Bikin Inovasi Alat Pendeteksi Gas Mobil, Pelajar Sabang Wakili Aceh ke Nasional

Adif Fata Amrullah sedang merangkai Alat Pendeteksi Gas Mobil di kediamannya, di Gampong Kuta Timu Kota Sabang. FOTO/RRI

oketrend.id, Sabang – Siswa SMA Negeri 1 Sabang, Adif Fata Amrullah, akan mewakili Aceh pada ajang Duta Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026.

Kesempatan tersebut diraih setelah inovasi keselamatan transportasi yang dikembangkannya mengantarkan Adif terpilih sebagai Duta LLAJ tingkat Provinsi Aceh.

Inovasi yang dikembangkan Adif berupa prototipe pendeteksi kualitas udara di dalam mobil yang mampu mengenali berbagai gas berbahaya, seperti karbon monoksida, metana, butana, dan propana.

Alat tersebut dirancang sebagai sistem peringatan dini untuk membantu mencegah risiko keracunan gas di dalam kendaraan ber-AC.

Adif mengembangkan alat tersebut dalam waktu sekitar 3 minggu dengan memanfaatkan pembelajaran mandiri dan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Menjelang kompetisi nasional, prototipe tersebut terus disempurnakan untuk meningkatkan akurasi dan kemampuan deteksi.

“Suka dengan teknologi. Pas dengar sudah dibuka tentang detail ini disuruh buat prototipe tentang teknologi. Jadi kami penasaran. Kemarin itu muncul FPP tentang banyak kasus meninggal, kasus pingsan di dalam mobil. Jadi kan masalah utama itu gara-gara gas monoksida. Jadi kami ingin mengatasi masalah tersebut. Mau hilanginlah masalah-masalah ini yang mau selamatkan orang-orang yang banyak meninggal dalam mobil,” ujar Adif, Sabtu (25/7/2026).

Guru pembimbing Baby Anggun Tyagita menjelaskan sebelum mengikuti kompetisi, peserta harus melalui tahapan seleksi berupa penulisan karya ilmiah dan uji kemampuan pengkodean robotik.

Menurutnya, kemampuan Adif dalam bidang pengkodean menjadi modal utama dalam mengembangkan inovasi tersebut.

“Saat ini sudah hampir tahap finishing, termasuk dalam merakit kembali, menambahkan adanya sensor maupun modul-modul yang berkaitan dengan KTI yang akan Adif tampilkan di tingkat nasional,” kata Baby.

Prestasi Adif bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional dan menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah kepulauan mampu menghasilkan inovasi yang berdaya saing di tingkat nasional.

Karya tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berinovasi dan menciptakan solusi bagi permasalahan di masyarakat.(Muh/*)

NiagaHoster