oketrend.id, Washington – Amerika Serikat semakin besar membuka opsi operasi militer untuk menguasai Greenland, wilayah yang kini membawa perlindungan Denmark.
Negara-negara di Eropa dan Kanada pun bereaksi keras dan menolak rencana pemerintahan Presiden Donald Trump. Negara-negara itu menyatakan hal tersebut sebagai ancaman yang semakin nyata.
Gedung Putih menyatakan pada Selasa (6/1), Presiden AS Donald Trump memandang penguasaan Greenland sebagai prioritas keamanan untuk “mencegah ancaman dari pihak lawan di kawasan Arktik.”
“Presiden dan tim tengah membahas berbagai opsi untuk mencapai tujuan kebijakan luar negeri yang penting ini, dan tentu saja, penggunaan militer AS selalu menjadi opsi yang berada dalam kewenangan panglima tertinggi,” demikian pernyataan tersebut, seperti dikutip Al Jazeera .
Upaya AS untuk merebut Greenland dari Denmark sebagai sesama anggota NATO diperkirakan akan mengguncang aliansi itu dan semakin memperlebar jarak antara Trump dan para pemimpin Eropa.
Pernyataan Gedung Putih itu muncul ketika para pemimpin Prancis, Jerman, Italia, Polandia, Spanyol, dan Inggris bergabung dengan PM Denmark Mette Frederiksen dalam mengeluarkan pernyataan yang menegaskan Greenland “adalah milik rakyatnya”.
Ketertarikan Trump terhadap Greenland muncul pada tahun 2019 saat masa jabatan pertamanya, dan kembali mencuat setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Didorong oleh keberhasilan operasi itu, Trump menegaskan bahwa “hegemoni Amerika di Belahan Barat tidak akan dipersoalkan lagi”, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Kolombia dan Kuba.
Ia juga menilai penguasaan Greenland krusial demi keamanan nasional AS, dengan alasan pulau itu “dipenuhi kapal Rusia dan China” serta Denmark dinilai tidak mampu menjaganya.(Muh/*)








