oketrend.id, New York – Pertama dalam sejarah, seorang Wali Kota New York Zohran Mamdani menolak hadir dalam Parade Israel yang rutin setiap tahun diadakan di New York.
Parade yang sudah dimulai sejak tahun 1964 itu biasanya selalu dihadiri para Wali Kota New York.
Namun tidak dengan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York muslim pertama di Kota Metropolitan Amerika Serikat (AS) itu.
Alasan Zohran menolak hadir dalam parade tersebut sesuai janji kampanyenya yang tidak mendukung penjajahan zionisme di tanah Palestina.
Namun demikian dia memastikan parade Israel tetap diizinkan berlangsung di New York dan pemerintah menerjunkan tim keamanan untuk memastikan keselamatan para peserta.
“Saya mengatakan saat kampanye bahwa saya tidak akan menghadiri parade tersebut. Dan saya telah menyatakan pandangan saya tentang pemerintah Israel dengan sangat jelas,”
“Dan saya juga mengatakan dalam kampanye yang sama bahwa saya akan memiliki tanggung jawab sebagai walikota kota ini untuk memastikan keselamatan dan keamanan setiap warga New York.”
Meski menolak hadir di parade Israel itu, Mamdani juga memastikan tetap menghormati semua perayaan umat Yahudi di New York.
Sikap keras Mamdani ini ternyata membuat pemerintah Israel gerah.
Pasalnya parade yang sudah berlangsung selama 61 tahun itu selalu berlangsung meriah dengan diikuti puluhan ribu warga New York yang mengibarkan Bendera Israel.
Konsul Jenderal Israel di New York, Ofir Akunis, menyerukan kepada seluruh komunitas Yahudi dan warga Israel di New York untuk datang ke Parade Israel.
Akunis menyebut sikap Mamdani justru menguatkan antiyahudi yang menguat di AS.
“Tahun ini, ketika antisemitisme dan kebencian terhadap Israel berada pada titik tertinggi sepanjang masa — yang dipicu oleh para pemimpin di NYC dan di seluruh dunia — kita harus menunjukkan kepada mereka bahwa bendera biru dan putih tidak akan pernah diturunkan!” katanya.
Tahun ini parade Israel 2026 di New York mengambil tema “Warga Amerika yang Bangga, Warga Zionis yang Bangga”








