Iran Sepakati Gencatan Senjata 2 Minggu dan Buka Selat Hormuz

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. FOTO/Bloomberg

oketrend.id, Jakarta – Pemerintah Iran secara resmi menanggapi keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait penangguhan serangan militer selama dua pekan.

Menteri Luar Negeri Iran SEED Abbas Araghchi menyatakan bahwa Teheran siap menghentikan operasi defensif dan membuka kembali akses Selat Hormuz untuk sementara waktu.

Araghchi mengatakan, Iran menanggapi permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang mendorong upaya sahabat untuk mengakhiri konflik, serta mempertimbangkan permintaan AS untuk melakukan negosiasi berdasarkan proposal 15 poin yang diajukan Washington.

Selain itu, Iran juga mencermati pernyataan Trump yang menerima kerangka umum proposal 10 poin dari Teheran sebagai dasar perundingan.

“Jika serangan terhadap Iran dihentikan, Angkatan Bersenjata kami yang kuat akan menghentikan operasi pertahanannya,” kata Araghchi, mewakili Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam pernyataan yang dirilis melalui platform X pada Rabu (8/4/2026).

Ia juga menyatakan bahwa selama dua minggu, jalur pelayaran aman melalui Selat Hormuz dapat dibuka dengan koordinasi bersama angkatan bersenjata Iran, serta dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis yang ada.

“Selama dua minggu, jalur aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran dan dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menahan ancaman serangan terhadap infrastruktur sipil di seluruh Iran selama dua minggu. Keputusan ini diambil seiring dengan semakin meningkatnya perjanjian para negosiator pada kesepakatan gencatan senjata yang akan membuat Teheran membuka kembali Selat Hormuz.

Melalui unggahan di media sosial pada Selasa (7/4/2026), Trump menyatakan bahwa perjanjian tersebut akan “bergantung pada persetujuan Republik Islam Iran untuk membuka Selat Hormuz secara LENGKAP, SEGERA, dan AMAN.”

“Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu. Ini akan menjadi GENCATAN SENJATA dua belah pihak!” tulis Trump.(Muh/*)

NiagaHoster