Aceh  

Pj Amiruddin Terima Kunjungan Bawaslu Banda Aceh

Pj Amiruddin Terima Kunjungan Bawaslu Banda Aceh

Banda Aceh – Pj Wali Kota Banda Aceh Amiruddin SE, M.Si menyambut kedatangan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banda Aceh di Pendopo Walikota, Rabu (13/9/2023).

Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi Bawaslu Banda Aceh dengan Pj Walikota Banda Aceh. Pertemuan ini bertujuan untuk memastikan koordinasi yang baik antara Bawaslu dan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga integritas dan kelancaran proses pemilihan umum.

“Kami bersyukur hari ini dapat menerima kehadiran Bawaslu. Semoga silaturahmi ini terus berlanjut sampai pemilihan anggota legislatif mulai dari DPRK, DPRA, DPR RI, hingga Presiden kita berharap bisa berjalan dengan baik, damai dan demokratis. Dan jauh dari intervensi-intervensi dan kepentingan yang tidak sejalan,” Ujarnya.

Dalam pertemuan yang diadakan di Pendopo Walikota. Ketua Panwaslih Kota Banda Aceh, Ely Safrida menyampaikan apresiasi atas kerjasama yang baik antara pihaknya dan Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menjaga keberlangsungan proses demokrasi. “Kami sangat menghargai kerjasama yang baik dengan Pj Walikota Banda Aceh, yang telah mendukung upaya kami dalam memastikan pemilu berjalan dengan baik dan adil,” Ucapnya.

Pj Wali Kota Banda Aceh juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kota untuk mendukung proses pemilu yang transparan dan demokratis. “Kami akan terus berkolaborasi dengan Bawaslu Banda Aceh untuk memastikan pemilu yang akan datang berjalan lancar, bebas dari pelanggaran, dan dapat memberikan hasil yang sah dan akurat kepada rakyat,” tegasnya.

Menurut Ely Safrida, ASN memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, netralitas ASN adalah kunci untuk memastikan pemilu yang adil dan demokratis.

“Dalam rangka menjaga integritas pemilu, kami berharap dengan tulus agar semua ASN, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, menghindari keterlibatan dalam kampanye politik dan aktivitas yang dapat merusak netralitas mereka,” Ujarnya.

Selanjutnya, Ambia Dianda, anggota Panwaslih Kota Banda Aceh, koordinator divisi hukum, pencegahan partisipasi masyarakat dan humas, menambahkan, ASN memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, netralitas ASN adalah kunci untuk memastikan pemilu yang adil dan demokratis.

“Dalam rangka menjaga integritas pemilu, kami berharap dengan tulus agar semua ASN, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, menghindari keterlibatan dalam kampanye politik dan aktivitas yang dapat merusak netralitas mereka,” Katanya.

Pernyataan Panwaslih ini menjadi panggilan kepada seluruh ASN di Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga integritas pemilu dan mendukung proses demokrasi yang sehat dan transparan. Panwaslih berharap bahwa melalui kerjasama antara semua pihak, pemilu akan berjalan dengan baik dan menghasilkan pemimpin yang dipilih dengan benar oleh rakyat.(Hz)

NiagaHoster