Aceh  

Kadiskominfotik Ikuti Diskusi Kedua Advokasi dan Koordinasi Penanganan Hoaks

Kadiskominfotik Ikuti Diskusi Kedua Advokasi dan Koordinasi Penanganan Hoaks

Banda Aceh – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Fadhil, S.Sos, M.M mengikuti Diskusi Kedua Advokasi dan Koordinasi dengan Pemangku Kepentingan dan Masyarakat untuk Penanganan Hoaks, di Ayani Hotel Banda Aceh, Jumat (7/7/2023).

Peserta kegiatan ini adalah perwakilan dari berbagai organisasi atau institusi yang terkait dengan penanganan hoaks seperti: pegiat literasi digital, pemerintah, pengurus komunitas, pegiat kesehatan, penyelenggara pemilu, pengawas pemilu, relawan antihoaks, kepala dinas, pimpinan organisasi, dan alumni peserta Training of Trainer (ToT) Komunikasi Antar Pribadi yang diselenggarakan Unicef dan ICT Watch.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan menyapa peserta yang hadir dalam kegiatan diskusi. Project Leader Program memberikan sambutan pengantar tentang tujuan pelaksanaan kegiatan diskusi kedua.

Sesi diskusi dipimpin oleh fasilitator. Sebelum mulai sesi diskusi, ditunjuk tiga orang perwakilan organisasi yang memiliki riwayat aktivitas penanganan hoaks dominan sebagai pemantik diskusi dalam masing-masing kelompok diskusi. Pemantik diskusi ditunjuk diminta untuk mempersiapkan penampilan terkait kegiatan yang dilakukan dalam penanganan hoaks.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Banda Aceh, Fadhil, S.Sos, M.M. menyebutkan, sejak bulan Mei 2023, Mafindo didukung UNICEF Indonesia telah menginisiasi diskusi kolaborasi penanganan hoaks dengan berbagai mitra lokal di tujuh kota Indonesia, yaitu Surabaya, Banda Aceh, Kupang, Makassar, Semarang, Lombok, dan Jayapura. Diskusi awal ini bertujuan untuk mendorong adanya interaksi dan inisiasi kolaborasi antar organisasi di daerah dalam penanganan hoaks. Hasil diskusi tersebut telah menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut seperti aktivitas kolaborasi lintas sektor maupun inisiasi kegiatan setiap organisasi atau lembaga dalam penanganan hoaks.

“Selanjutnya, Mafindo memfasilitasi agenda diskusi kedua untuk membantu setiap daerah dalam menyusun peta kolaborasi yang berkelanjutan serta rencana aksi bersama antarorganisasi di tujuh kota tersebut dalam penanganan hoaks,” katanya.

Kegiatan advokasi kedua ini kata Fadhil, memiliki beberapa tujuan, yaitu melakukan identifikasi aktivitas penanganan hoaks setiap organisasi, memberikan sosialisasi terkait dashboard (tampilan sistem informasi) terkait infodemik dan sosialisasi penggunaan aplikasi cekhoax.id.

“Selanjutnya melakukan pemetaan potensi kolaborasi penanganan hoaks antarorganisasi dan menyusun rencana aksi bersama kolaborasi lembaga dalam penanganan hoaks,” Imbuhnya. (MA)

 

 

NiagaHoster