Aceh  

Pemkab Bener Meriah Gelar Sosialisasi Pemahaman Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menggelar sosialisasi terkait pemahaman pengentasan kemiskinan ekstrem di Aula Pendopo Bupati setempat, Rabu (1/3/2023).FOTO/DISKOMINFO BENER MERIAH

oketrend.id, Bener Meriah – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menggelar sosialisasi terkait pemahaman pengentasan kemiskinan ekstrem di Aula Pendopo Bupati setempat, Rabu (1/3/2023). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BPS Aceh Dr. Ahmadriswan Nasution, serta enam Kepala BPS kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Aceh.

Sosialisasi itu diikuti oleh para asisten, OPD di lingkungan Pemkab Bener Meriah, Kepala Kantor Kemenag, Kepala Bagian, Camat, Kepala Mukim, dan Reje Kampung dalam wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Pj Bupati Bener Meriah, Haili Yoga, menyampaikan, rasa syukurnya atas kehadiran Kepala BPS Aceh serta para kepala BPS kabupaten/kota se-Aceh, Kabupaten Bener Meriah guna menyatukan persepsi untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem.

“Ini baru perdana terjadi di Bener Meriah. Hal ini wajib kita syukuri bersama. Inilah tekad kita bersama dalam mengentaskan kemiskinan di Bener Meriah ini,” ujar Haili Yoga.

Dijelaskan Haili Yoga, dalam mengentaskan kemiskinan itu harus dilakukan secara bersama dan secara bergotong royong. Kolaborasi dan berbagi peran sangat diutamakan dalam pengentasan kemiskinan ekstrem.

“Kami berharap agar seluruh peserta yang mengikuti kegiatan hari ini, terutama aparat kampung bisa sungguh-sungguh mengikutinya, sehingga nantinya masukan dan saran dari para narasumber bisa diimplementasikan di wilayah masing-masing,” harapnya.

Di hadapan kepala BPS Aceh, Haili Yoga mengatakan bahwa Kabupaten Bener Meriah akan menerbitkan aplikasi terkait data kemiskinan dan stunting yang ada di wilayah Bener Meriah.

Sementara itu, Kepala BPS Aceh  Ahmadriswan Nasution, menyampaikan apresiasi kepada Pj Bupati Bener Meriah atas terlaksananya kegiatan sosialisasi tersebut.

“Semua yang kita lakukan hari ini untuk Bener Meriah lebih baik, Aceh lebih baik, dan Indonesia lebih baik. Ke depan kita komit menjawab terget dari pemerintah, kemiskinan itu di Tahun 2024 nol. Untuk menuju ke arah itu, harus ada komitmen bersama,” harapnya. (Md/*)

NiagaHoster