Dunia, News  

Gempa di Turki dan Suriah Menewaskan sedikitnya 4.300 orang

Operasi pencarian dan penyelamatan di Idlib, Suriah, setelah gempa berkekuatan 7,8 SR. Foto: Anadolu Agency/Getty Images

oketrend.id, Ankara – Misi penyelamatan Internasional segera bergerak ke Turki dan Suriah pada hari Senin setelah gempa bumi paling kuat yang melanda wilayah itu dalam satu abad yang menyebabkan lebih dari 4.300 orang tewas, ribuan terluka dan sejumlah orang terperangkap di reruntuhan.

Gempa dini hari dan puluhan gempa susulan telah menghancurkan blok apartemen dan perumahan di Turki dan memberikan lebih banyak kerusakan pada komunitas Suriah yang telah hancur akibat perang selama lebih dari satu dekade.

Bantuan darurat untuk kedua negara telah mengalir dari seluruh dunia, dengan seruan agar Damaskus mengizinkan bantuan ke barat laut Suriah , daerah kantong terakhir yang dikuasai pemberontak dan salah satu daerah yang paling parah terkena goncangan.

Gempa berkekuatan 7,8 SR, yang melanda dalam kegelapan pagi musim dingin, diikuti oleh gempa 7,5 SR kedua di tengah hari pada hari Senin, karena tim penyelamat di kedua negara masih berusaha mencari korban selamat.

Menjelang sore, jumlah korban tewas di Turki mencapai 2.921, kata layanan darurat negara itu, dan lebih dari 14.483 orang tercatat terluka. Dikutip dari laman theguardian, Yunus Sezer, yang mengepalai badan bantuan bencana Turki AFAD, mengatakan hampir 15.000 personel SAR telah dikerahkan ke wilayah tersebut.

Sementara itu 1.444 orang tewas di Suriah, menurut angka dari pemerintah Damaskus dan petugas penyelamat di wilayah barat laut.

Jumlah korban diperkirakan akan meningkat karena petugas penyelamat dan penduduk masih melakukan pencarian korban selamat di bawah puing-puing bangunan yang hancur di kota-kota di kedua sisi perbatasan.

Gempa tersebut terjadi pada pukul 04.17 waktu setempat pada kedalaman sekitar 11 mil (18 km) di dekat kota Gaziantep, Turki, yang merupakan rumah bagi sekitar 2 juta orang, kata Survei Geologi AS. (Theguardian)

NiagaHoster