Dishub Banda Aceh Urai Kemacetan di ZoSS MTsN Model Banda Aceh

Petugas Dishub Banda Aceh mengatur lalu lintas di kawasan ZoSS MTsN Model Banda Aceh, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (28/11/2025). FOTO/ DOK DISHUB BANDA ACEH

oketrend.id, Banda Aceh – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh melakukan upaya penguraian kemacetan di kawasan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) MTsN Model Banda Aceh, untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas saat jam masuk dan pulang sekolah yang kerap mengalami kepadatan, di kawasan Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (28/11/2025).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Ir M Syaifuddin Ambia ST MT, melalui Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan dan Keselamatan, Aqil Perdana Kesumah SH MH mengatakan, langkah penguraian kemacetan tersebut dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang diatur dalam regulasi resmi Dishub.

Petugas Dishub Banda Aceh membantu penyebrangan siswa di kawasan ZoSS MTsN Model Banda Aceh, Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Jumat (28/11/2025). FOTO/ DOK DISHUB BANDA ACEH

“Penanganan arus lalu lintas di kawasan ZoSS ini berpedoman pada Peraturan Wali Kota Nomor 51 Tahun 2021 tentang Standar Operasional Prosedur pada Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh. Regulasi ini menjadi landasan kami dalam memberikan pelayanan publik yang semakin efektif, terutama di sektor transportasi,” ujar Aqil.

Ia menjelaskan bahwa kawasan sekolah merupakan titik rawan kepadatan akibat aktivitas antar-jemput siswa. Oleh karena itu, Dishub menurunkan personel untuk mengatur kendaraan, memberikan imbauan kepada pengendara, serta memastikan area ZoSS tetap aman bagi pejalan kaki, khususnya para siswa.

“Setiap upaya yang kami lakukan bertujuan untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, terutama pada jam sibuk sekolah,” terangnya.

Kepala Bidang Pembinaan, Pengawasan dan Keselamatan Dishub Kota Banda Aceh, Aqil Perdana Kesumah SH MH.

Aqil juga mengharapkan kerja sama dari para orang tua, guru, serta pengguna jalan lain untuk ikut menjaga ketertiban lalu lintas di sekitar sekolah. Menurutnya, keberhasilan penguraian kemacetan tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kedisiplinan semua pihak.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi rambu, tidak berhenti sembarangan, dan memahami aturan di ZoSS. Dengan begitu, suasana lalu lintas menjadi lebih tertib dan aman,” pungkasnya.

Langkah Dishub Banda Aceh tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan keselamatan transportasi serta menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi seluruh siswa.(Adv)

NiagaHoster